Halo-halooo... Assalamualaikum bu ibu.
Kali ini saya mau sharing salah satu kegiatan outdoor kami saat mengikuti festival dongeng di Royal Plaza Surabaya oleh Komunitas Kumpul Dongeng Surabaya.
Ada hal penting yang selalu saya ingat dari para guru di seminar parenting yang saya ikuti bahwa pada anak usia dini yang perlu kita lakukan adalah tidak perlu buru-buru melabeli mereka dengan bakat tertentu tetapi dampingi saja mereka saat beraktivitas, suguhi mereka dengan beragam aktivitas (tentunya sesuaikan dg usia), catat sifat unik mereka saat beraktivitas (spontan maupun terencana) dan amati "binar" matanya, dari situ kita akan mengenali bakat anak.
❤❤❤
Berkegiatan di luar rumah menjadi salah satu aktivitas dalam kurikulum keluarga kami dan biasanya kami kerjakan saat weekend. Salah satu kegiatan yang selama ini belum fifah ikuti adalah kegiatan dongeng (oleh pendongeng asli, bukan oleh emaknya π) . Beberapa kali ada event di Surabaya terkait mendongeng, selalu saja tabrakan jadwal dan akhirnya batal.
Kemarin alhamdulillah diizinkan Allah untuk ikut dalam acara peluncuran buku "Pahlawan Kota Kita" sekaligus memang bertepatan dengan hari Pahlawan. Acara ini diadakan oleh komunitas Kumpul Dongeng Surabaya dan Gramedia Royal Plaza.
Selain peluncuran buku, tentu ada kegiatan dongeng dari para pendongeng Kumpul Dongeng Surabaya serta berjumpa dengan para penulis bukunya.
Wow seru banget kan !
Ternyata bukan hanya itu, ada yang menarik nih untuk emaknya fifah yaitu :mini talkshow "tips dan trik menulis buku cerita anak" oleh Kak Watiek Ideo dan Kak Nindia Nurmayasari.
Emaknya fifah langsung histeris dong, soalnya 2 penulis buku ini adalah penulis terkenal yang buku-bukunya tidak asing lagi di etalase gramedia. (Kalau dipikir-pikir, sejak jadi tukang bacain buku anak, emaknya jadi hapal nama-nama penulis buku anak ketimbang buku dewasa... termasuk lebih banyak baca buku anak daripada buku dewasaππ)
Gimana acaranya? SERU DAN BERMANFAAT BANGET. Alhamdulillah, fifah antusias banget.
Acara ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 pagi adalah dongeng anak dan sesi 2 adalah mini talkshow.
Saat sesi 1 dimulai, fifah semangat banget sampe nanyain terus "kapan sih dongengnya mulai? Fifah disuruh dongeng juga gaπ
Lalu yang seru lagi adalah saat kakak MC mengundang adik-adik maju ke depan, dia langsung maju.
Ga canggung, ketawa ceria menyimak cerita yang disampaikan bersama anak seusianya. Sedangkan saya dan pak suami melihat dia dari belakang sekaligus sebagai tukang foto hihi.
Jangankan fifah, jujur emaknya aja sangat menikmati dongeng dari para pendongeng ini. Kayaknya agak beda antara konsep dongeng jaman dulu dengan jaman sekarang, nuansanya lebih berwarna... sambil main gitar, sambil nyanyi. Pokoknya seru. Dan isi ceritanya juga bagus, karena bertema tentang Toleransi.
Ada sesi kuis tanya jawab, alhamdulillah si anak gadis ini ga malu buat nunjuk tangan dan jawabannya pun benar... ya Allah, emaknya bersyukur, bukan karena bisa jawabnya ya tapi artinya adalah walaupun sambil gerak sana sini, pindah sana sini, anak ini memperhatikan π
Selain itu diminta juga nyanyi ke depan... "siapa yang mau nyanyi ke depan".
Eh dia langsung maju. Diajak nyanyi bersama juga mau.
Yak, sebagai tukang observasi anak, kita bisa mencatat ya kegiatan anak ini ke arah mana kalau dari strenght cluster map di talents mapping.
Oh ya, melalui kegiatan ini, tentu bukan hanya fitrah bakat yang disentuh ya dan dicatat, melainkan aspek fitrah lainnya juga.
Contohnya pada fitrah individu dan sosial, kegiatan ini menjadi sarana bagi fifah untuk interaksi tidak hanya dengan anak-anak seusianya sekaligus lintas usia karena dia ngobrol juga sama kakak pendongengnya.
Kalau dari fitrah jasmani: nari, nyanyi bareng bikin dia bergerak.
Untuk fitrah estetika dan bahasa : afifah jadi banyak mengenal kosakata baru, belajar menyimpulkan cerita karena diajak untuk tanya jawab juga. Pada saat anak mendengarkan dongeng sebenarnya melatih anak untuk menyimak, ini juga bisa dikaitkan dengan aspek perkembangan literasi/bahasa ya.
Aspek fitrah belajar dan bernalar bisa dikaitkan dengan fitrah perkembangan: kegiatan ini memberi ruang bagi anak untuk berimajinasi.
Aspek fitrah keimanan : Ajang untuk mengenalkan nilai-nilai kebaikan melalui cerita, karena tadi bahasannya tentang "toleransi" antar hewan. Walaupun kita berbeda, namun kita ini sama-sama ciptaan Tuhan.
Selanjutnya mari kita tanyakan pendapat fifah sendiri mengenai kegiatan ini biar emaknya ga cuma menebak-nebak aja hihihi ππ
Oh ya, selain dongeng kan ada juga sesi mini talkshow. Kebetulan saya mencatat isi diskusi hari ini. Walaupun waktunya sebentar, tapi kelihatan banget mba Watiek dan mba Maya ini sangat kaya akan ilmu plus tidak pelit berbagi.
Beberapa hal yang saya perlu highlight dari materi mereka adalah :
1. Sumber ide cerita anak bisa dari mana saja, dari kegiatan sehari-hari dan juga interaksi dengan anak-anak, amati topik dan diskusi dari film anak
2. Perbanyak membaca biar gak stagnan menulis ( hihihi ini bener banget ya, kadang kita kesulitan menulis atau stagnan karena bingung materinya apa karena kurang riset)
3. Biar ga males-malesan selalu tekankan motivasi kita apa dalam menulis, jangan cari-cari waktu karena menulis bukan selingan melainkan luangkanlah waktu
daan banyakkkkk lagi....
Kemarin juga saat ikut acara ini gak sampai selesai karena si fifah mulai bosen. Tapi tidak lupa dong, saya ga menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa foto bareng dengan penulis idola ini sekaligus meminta tanda tangan mereka di buku.
Minggu depan akan ada puncak acara festival dongeng Surabaya, tapi kami belum memastikan bisa ikutan karena hari Sabtu sudah ada acara outbond, takutnya si fifah kecapekan untuk ikut di hari Minggunya. Alhamdulillah saya bersyukur bisa ikutan acara ini, SANGAT BERMANFAAT.
Adakah keinginan menulis buku anak? Ada, tapi harus banyak belajar dulu kayaknya hahahaha.
Sekian ya sharing kami kali ini dari Rumah Sayang Keluarga. Semoga bermanfaat.
Wasalam.